SEKOLAH SEBAGAI TAMAN BELAJAR
SEKOLAH SEBAGAI TAMAN BELAJAR
(Wibowo, S.Pd., M.Si)
Ki Hajar Dewantara, merupakan Bapak pendidikan di Indonesia, memberikan inspirasi dengan membentuk sebuah meknisme sekolah yang diberi nama Taman Siswa.
Bukan tanpa alasan Ki Hadjar Dewantara menggunakan istilah “Taman” sebagai konsep pendidikannya. Taman berarti sebuah tempat bermain. Teduh, tenang, dan tentunya menyenangkan. Anak-anak senantiasa gembira berada di taman. Mereka dengan senang hati menghabiskan waktu di taman. Ki Hadjar ingin konsep pendidikan seperti sebuah taman. Pendidikan haruslah menyenangkan, belajar adalah proses kegembiraan.
Ketika lonceng sekolah berbunyi semestinya sebuah tanda dimulainya kegembiraan. Lalu ketika lonceng pulang berbunyi anak-anak akan enggan untuk pulang karena ia tak ingin kesenangannya berhenti.
https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2015/10/sekolah-sebagai-taman-yang-menyenangkan-5052-5052-5052
Sekolah sebagai taman belajar, meliputi dua makna, yaitu makna fisik dan makna non fisik.
Makna fisik terkait dengan gedung sekolah dan taman serta lingkungan fisik lainnya yang mendukung anak untuk belajar. Sekolah yang tersusun indah layaknya sebuah taman yang menjadikan anak "betah" belajar dan merasa senang. Sebagaimana, ketika anak akan pergi ke taman kota, maka perasaan yang muncul di hati anak adalah perasaan senang, gembira dan nyaman untuk berlama-lama di taman tersebut.
Sekolah sebagai secara non fisik, adalah terbangunnya sistem pembelajaran yang menyenangkan bagi anak. Dalam kegiatan proses pembelajaran, anak merasa nyaman mengemukakan pendapatnya (tentu saja dalam koridor pendidikan), tidak merasa tertekan, dapat belajar sesuai dengan kemampuan dasar mereka sehingga anak tidak merasa terbebani pelajaran.
Untuk membangun sekolah sebagai taman belajar, maka harus dikembangkan secara holistik, baik secara fisik dan lingkungan taman sekolah sekaligus secara non fisik yaitu mengembangan sistem pembelajaran yang berpihak kepada anak.
Apabila kedua makna ini dapat diwujudkan, maka sistem pendidikan yang diilhami oleh Ki Hajar Dewantara yaitu sekolah sebagai "taman" dan pengembangan karakter In ngarsa sung daladha (bila kita di depan maka harus memberikan contoh), Ing madya mangun karsa (apabila kita ditengah memberikan didikan yang baik) dan Tut wuri handyani (apabila dibelakang maka memberikan suport dan dorongan), insyaallah akan terwujud.


Sangat menginspirasi
ReplyDeleteKereen...menginspirasi sekali pak
ReplyDeleteMenyenangkan sekali, jika para pengelola sekolah bisa mewujudkan sekolah sebagai taman siswa.
ReplyDelete