HAPPY TEACHING

HAPPY TEACHING 

M. Agus Hanif


Tidak ada kata terlambat dalam belajar, sejak lahir hingga akhir hayat. Apalagi seorang pendidik yang setiap harinya selalu membersamai peserta didik dalam belajar, ia dituntut terus belajar untuk menupgrade diri baik dari konten materi maupun metode pembelajaran. Dengan itu, pembelajaran akan berjalan baik dan menyenangkan. Guru bahagia muridpun bahagia.

Guru memiliki peran yang sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam proses belajar mengajar, membentuk sumber daya manusia potensial dan berkualitas serta menjadi teladan siswa. Guru tidak hanya sebagai pengajar yang melakukan transfer of knowledge, tetapi juga melakukan transfer of values dan sekaligus transfer of skill.

Mengajar tanpa beban

Mengajar tanpa beban bisa dilakukan dengan membuang semua tekanan, menghilangkan semua kekhawatiran dan ketakutan serta melepas semua permasalahan yang sedang dihadapi. Dalam hal ini, guru selalu tampil ceria, menebar senyum dan tampil dengan penuh kharisma.

Mengajar harus dilakukan dengan tulus, ikhlas, tanpa beban, dan penuh tanggung jawab sehingga tercipta pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. mengajar yang menyenangkan sangat dinantikan oleh siswa, karena dapat membuat siswa lebih semangat dan nyaman belajar.

Sebagai fasilitator utama di kelas, guru harus menguasai materi dan metode pembelajaran, sehingga pembelajaran selalu segar, menarik, dan tidak membosankan. Dengan suasana kelas yang menyenangkan, siswa akan menikmati kegiatan belajar, berani berpendapat dan berani mengajukan pertanyaan tanpa adanya perasaan takut.

Mengajar dengan keteladanan

Guru adalah sosok yang sangat diperhatikan oleh siswa, bukan saja dari penampilannya, tapi mencakup perilaku dan tutur katanya. Guru harus berperilaku sempurna sebagai teladan siswa dimanapun berada. karena semua yang dilakukan oleh guru akan begitu membekas dalam hati siswa.

Keteladanan guru sangat efektif dalam membentuk karakter siswa. Dengan keteladanan guru akan memunculkan sikap baik pada diri siswa berupa penghormatan, ketaatan, kepatuhan, perhatian, semangat belajar, kecintaan terhadap mata pelajaran, dan rasa ingin selalu menghargai guru.

Adapun keteladanan yang bisa diberikan kepada siswa antara lain; sikap religius, tutur kata yang baik, kedisiplinan, kerapian, kejujuran dan semangat belajar.

Mengajar dengan kasih sayang

Guru harus selalu mendidik siswa dengan kasih sayang, memotivasi untuk belajar dan berakhlak mulia. Guru yang seperti ini juga bisa menerima murid apa adanya, termasuk memahami murid dengan berbagai problematika dan keistimewaan yang dimilikinya. Keberagaman kemampuan siswa adalah sebuah kewajaran, sehingga guru wajib memahaminya, dengan didasarkan pada keyakinan bahwa setiap siswa memiliki potensi untuk dikembangkan dan memiliki hak yang sama dalam proses belajar. Seorang guru diharapkan tidak serta merta menghakimi perbuatan siswanya, tapi lebih memahami perbuatan mereka. Jika salah, maka perbaiki dengan cara-cara yang bisa mereka terima.

Kasih sayang adalah sikap batin yang melahirkan kepedulian, kelembutan dan kesabaran. Jika guru menebar kasih sayang yang dengan penuh keikhlasan maka akan disambut positif oleh siswa.

Mengajar dengan kasih sayang bisa dilakukan dengan membuat pembelajaran menyenangkan yang dapat menarik minat mereka, diawali dengan niat yang mulia untuk mencerdaskan anak bangsa, membuat perencanaaan, masuk kelas dengan salam dan senyum, memeriksa kerapian siswa, membuka pembelajaran dengan do’a, memberi motivasi, memetakan kemampuan siswa, memfasilitasi siswa dalam pembelajaran dan melakukan penilaian. Langkah ini dilakukan dengan suasana kekeluargaan, sehingga dapat membantu keinginan siswa untuk berfikir kritis, kreatif, kolaboratif dan komunikatif yang dapat mereka terapkan di luar kelas.

Mengajar dengan kasih sayang juga bisa diwujudkan dengan cara selalu menghadirkan siswa dalam doa, sebagai usaha batin seorang guru dengan cara mendoakan siswa-siswanya agar mendapat ilmu yang berkah dan manfaat.

Dengan demikian, mengajar akan selalu happy, pembelajaranpun akan menyenangkan dan siswa dapat menerima pelajaran dengan senang hati tanpa ada perasaan bosan dan tertekan.


Comments

Post a Comment

Kunjungan

Flag Counter