RUANG SASTRA

ALUNAN NADA SKAYANA

BY: Arsylla Oktaviani S

 




"KRINGGG KRINGGG KRINGGGGG"

"SKAYANA BANGUNNN ALARM MU SUDAH BUNYI" teriak seorang ibu bernama Nalia

"AAAAA AKU TERLAMBAT HUEEEE" teriak Skayana seraya beranjak dari tempat tidur nya menuju kamar mandi.

Setelah mandi Skayana buru buru memakai seragam SMA nya dan pergi menuju dapur untuk menyalami mami nya. Ia pun langsung pergi menggunakan motor nya menuju sekolahnya yaitu SMA Lorious Musical High School..

"Untung belum di tutup" guman Skayana seraya memakirkan motornya

Oke kita kenalan dulu ya sama neneng gelis Skayana. Skayana Lorenzie adalah cewe tomboy berumur 17 tahun. Ia adalah murid tebaik di SMA Lorious Musical High School. Walaupun ia tomboy jangan remehkan Skayana dalam bernyanyi dan memainkan gitar. Bahkan ia telah memenangkan beberapa penghargaan lomba Musical mulai dari Nasional hingga Internasional. Namun itu semua bekat dukungan dari orang tua dan sahabat sahabat nya.

Back

"WOYY SKAYANA SINIIII-!!! " teriak seseorang seraya memanggil Skayana

"Naon sih Shua? Pagi pagi udah teriak teriak aja kek toa" seru Skayana

"Hari ini Bu Suti gak bisa ke kelas jadi kita jamkos deh" seru Shua

"Bagus deh, sekali kali gitu ga ada Bu Suti,stress juga kalo Bu Suti hari ini ngajar" ujar Skayana seraya menarik bangku nya


"Skay lo tau ga kalo hari ini sekolah kita bakal ngadain event bikin lagu" ujar Merlin seraya menyikut Skayana

"Masa? " tanya Skayana

"Makanya mading tuh dibaca jangan di diemin doang" gerutu Merlin

"Skay lo mending ikut deh, Mayan loh kalo menang lagu nya bakal di publish dan dapet uang" ujar Joanna kepada Skayana

"Ya gue harus mikir mikir dulu, bikin lagu ga semudah bikin harapan palsu" jawab Skayana kepada ketiga sahabatnya

"Yeeee bisa aja si juminten ini" guman Shua

"Canda aelah gausah dimasukin ati juga kali" ujar Skayana

"Eh dari pada nunggu disini mending ke studio musik aja yok gue gabut nih" ujar Merlin

"Hayuk lah" jawab Shua

"Ngikut aja gue mah" jawab Joanna

"Yodah ayok" ujar Skayana seraya beranjak dari tempat duduknya menuju studio musik

Studio musik berada di lantai 2 sekolah dan studio musik adalah tempat paling nyaman untuk keempat sekawan ini bolos. Setelah sampai di studio musik Skayana langsung memegang gitar listrik dan mic nya, Merlina memegang drum, Shua memegang keyboard dan Joanna langsung memegang bass nya.

"Nyanyi apa nih? " tanya Joanna
"Nyanyi Pesawat Kertas aja lah" ujar Skayana
"Oke, Musik mainkan" ujar Merlina seraya mengtuk ngetukstik drumnya


Ku tatap langit di pagi hari
Ku awali hari dengan doa
Semoga satu hari ini bisa
Dipenuhi oleh senyum
Walaupun terkadang hujan turun

Dan air mata juga mengalir
Di hari yang tak berjalan dengan mulus
Besokpun tetap semangat


Skayana pun memulai bait awan dengan memainkan gitar nya dengan lihai. Bahkan ketiga sahabat nya pun mulai menghayati lagu ini.


Di dalam mimpiku selalu
Terlihat ada diriku sendiri
Yang dengan bebasnya melakukan semua
Hal yang ingin aku lakukan
Hidup bagaikan pesawat kertas
Terbang dan pergi membawa impian
Sekuat tenaga dengan hembusan angin

Terus melaju terbang
Jangan bandingkan jarak terbangnya
Tapi bagaimana dan apa yang dilalui
Karena itulah satu hal yg penting
S'lalu sesuai kata hati
Sanbyaku rokujugo nichi


"Gak diheranin lagi sih suara nya Skayana" ujar Shua

"Yadong temen gue gitu loh" seru Joanna seraya merangkul Skayana

"Temen gue juga kali" seru Shua dan Merlina bersamaan

"Bisa aja lo pada, Dah ah yok kantin" ujar Skayana seraya beranjak dari studio musik serta diikuti oleh ketiga temannya

Sesampainya di kantin seperti biasa mereka memilih tempat duduk yang dekat dengan lapangan basket. Yap sekalian cuci mata sih kan mayan bisa makan sambil ngeliatin Shaka si ketua basket lagi main wkwkwk.



"Gilak si Shaka makin kesini makin cakep woyy" heboh Shua

"Hooh makin makin hiks" seru Merlina

"Yeuuu bisa aja lo pada, Noh lo ga liat ada yang dari tadi diem terus ngeliatin Kebas" seru Joanna seraya menunjuk Skayana

"Sok tau lo Jo" gerutu Skayana seraya menyembunyikan pipinya yang kini sudah seperti kepiting rebus

"Hahahahaha" ketawa Shua, Merlina dan Joanna bersamaan

"Mending kalian pesen sana" ujar Skayana menormalkan wajahnya

"Ya deh ya, Pesen apa kalian biar gue pesenin" ujar Shua

"Seblak sama susu pisang deh gue" ujar Skayana

"Kalo kalian apa? " tanya Shua

"Samain aja deh cuma gue minumnya es teler ya" ujar Joanna

"Gue samain aja kek Joanna" seru Merlina

"Oke wait" jawab Shua seraya memesan makanan yang dipesan oleh ketiga sahabatnya


Saat mereka sedang menunggu datangnya seblak, mereka dikejutkan dengan ketua basket bersama timnya sedang menuju ke kantin. Lebih tepatnya menuju tempat duduk mereka.

Author: Nah loh panik kan wkwkwk

Shua: diem lo thor

Merlina: mending lanjut deh cerita nya, kesian tuh yang baca nungguin

Author: dih ngusir

Back to story

"Boleh kita gabung? Soalnya di sini udah rame" ujar Shaka Zafrel sang ketua basket

"Boleh kok" seru Joanna

"Oh ya kita belum sempet kenalan ya kan, kenalin gue Enza Steven" ujar Enza memperkenalkan diri

"Gue Fakra Rayyanza" seru Fakra
"Gue Leonor Egarilo" seru Leo
"Gue Shaka Zafrel" seru Shaka
"Oke giliran kita ya boy, gue Shua Serealy" ujar Shua

"Gue Merlina Audorie" ujar Merlina
"Gue Joanna Aldrick" ujar Joanna
"Gue Skayana Lorenzie" ujar Skayana
"Sip salam kenal ya girls" ujar Fakra
"Yoiii" jawab Joanna


Setelah sekian lama mengobrol, seblak mereka pun telah jadi. Mereka akhirnya makan bersama sambil memakan makanan mereka.

"Oh iya kalian ikut event bikin lagu?" tanya Leo tiba tiba

"Yep, mumpung punya temen yang bisa bikin lagu juga, lagian kita juga ada rencana bikin band, makanya kita ikut event bikin lagu" ujar Merlina seraya menjelaskan kenapa Shaka dan kawan kawan

"Kerennnn" seru Enza seraya memberikan kedua jempol nya kepada keempat teman baru nya itu

"Bisa aja lo za" seru Shua

Sekian lama berteman, Skayana dan Shaka semakin akrab. Begitu juga dengan ketiga kawan mereka, bahkan ada yang sudah jadian contoh nya Shua dan Enza, dilanjut lagi sama couple Fakra dan Merlina. Sedangkan Joanna dan Leo sedang masa pdkt hahaha. Tinggal Skayana dan Shaka saja. Mereka bahkan memiliki sifat yang sama yaitu gengsi yang tinggi nya kayak berharap si dia bisa jadi milik kita hahaha(becandaa~~). Kini kedelapan orang ini sedang menunggu konfirmasi siapa yang memenangkan event bikin lagu tahun ini.

"Aduh gue grogi plis" seru Merlina

"Sama bukan cuma lo doang" jawab Shua, Joanna, dan Skayana secara bersamaan

"BAIK ANAK ANAK TERIMAKASIH SEBELUM NYA KARENA KALIAN TELAH BERSEDIA BERPARTISIPASI DALAM EVENT TAHUN INI, KINI SAYA SELAKU PENANGGUNGJAWAB EVENT INI TELAH MENENTUKAN SIAPA PEMENANG NYA, DAN PEMENANGNYA ADALAH..... SELAMAT KEPADA BAND GIRLS ORIGENES DENGAN LAGU BERJUDUL ALUNAN NADA KU OLEH SKAYANA LORENZIE" ujar Bapak Tejo seraya memberi kode kepada Skayana dan kawan kawan menuju keatas panggung aula.

"WOAYYYYY YEAYYYY" Seru keempat sahabat ini seraya melangkah menuju panggung.

"Selamat ya girls kalian telah memenangkan event ini, dan sebagai penutup kalian bisa perfome dengan lagu buatan kalian ini" ujar Bapak Tejo seraya memberikan tempat kepada keempat sahabat ini untuk perfome

"Sebelum perfome kami Girls Origenes sangat berterimakasih atas dukungan kalian, sekali lagi kami berterimakasih" seru Skayana selalu leader Girls Origenes


Setelah itu Skayana bersama ketiga sahabatnya itu langsung menyiapkan diri untuk perfome. Mereka mulai mengambil alat musik mereka. Seperti Skayana mengambil gitar dan mic, Merlina bersiap di belakang drum, Shua bersiap berdiri di belakang keyboard,dan Joanna mengambil bass.

(Ini lagu karangan ku hehehe jadi mohon maklum kalo aga diluar nalar, kalian baca aja yaoo. Bayangin mereka lagi perfome saja)

"Ketika ku mendengar tawa mu

Ku merasa ada alunan nada yang berbeda

Apakah mungkin...

Apakah mungkin ku tertarik dengan mu??

Tanpa disadari Skayana menyanyi seraya melirik Shaka.


"Ketika ku mendengar detak jantung mu
Ku merasa ada sentuhan musik tersendiri hihihi....
Tapi apakah mungkin...
Tapi apakah mungkin nada ku itu kamu?


Skayana tetap melirik Shaka saat menyanyikan lagu ini. Bahkan ia tersenyum saat melihat Shaka yang sepertinya menyukai lagu buatanya. Tak salah memang kalau ia membuat lagu ini karena ingin mengutarakan perasaan nya dalam sebuah lagu.


" Medengar suaramu
Mendengar detak jantungmu
S'pertinya memang kau lah alunan nada ku huhuhuhuuu"
"S'pertinya memang ku tertarik dengan mu
Walaupun sebenarnya ku tak begitu yakin
Dengan diriku huhuhuuuu"


"Ternyata kau alunan nada kuuu
Yang s'lalu ingin ku putar selaluuu
Dan mengulang nya berkali kali~~"

Shaka yang sepertinya peka, akhirnya menatap Skayana balik. Skayana pun langsung membuang muka nya yang sepertinya memerah. Ia pun melanjutkan reff terakhir nya.

"Ternyata kau alunan nada kuuu
Yang ingin s'lalu ku coba mainkan dengan gitar ku huhuu
Kau kau kau alunan nada kuuuuu"


"Oohh ooh ohh
Alunan nada kuu
Ooh ooh ohh
Alunan nada kuuu".


Semua murid dan guru pun betepuk tangan. Bahkan ada beberapa yang ngeh kalau dari tadi Skayana melirik Shaka terus. Bahkan ada yang berteriak meminta Skayana mengulang lagu tersebut.

" Wahh luar biasa, tepuk tangan sekali lagi untuk Girls Origenes " ujar pak Tejo sekali lagi

Para murid pun bertepuk tangan dengan meriahnya.

"Baik sebelum acara ini sepertinya hari ini adalah hari yang berbahagia, kita sambut Shaka Zafrel" seru Pak Tejo

"SHAKA"
"SHAKA"
"SHAKA"

Begitulah para murid meneriaki nama Shaka. Namun juga ada bingung mengapa hari ini dikatakan hari yang berbahagia.


"Terimakasih Pak Tejo sudah memberi saya waktu, Dan sepertinya saya tidak bisa lama lama mengutarakan isi hati saya, Skayana Lorenzie maukah kamu menjadi pasangan ku? " seru Shaka tiba tiba seraya menatap Skayana.


"Blush"
"WUAHHHH SKAYANAAA AYO TERIMAAAA"
"AKHHHH LUCU KALI MEREKA BAHHHH"
"GAK KUATTTT"
"TERIMAAAA"
"TERIMAAAA"
"TERIMAAAA"

"S-SAYA SKAYANA LORENZIE MENERIMA SHAKA ZAFREL SEBAGAI PASANGAN SAYA" teriak Skayana

"YEAYYYY MAKAN GRATISSS UHUYYY EBEWWW" seru para sahabat Shaka dan Skayana

"Yuhuuu leader Girls Origenes udah ga jomblo lagi, tinggal si Joanna ama si onoh" seru Shua seraya melirik Joanna dan Leo.

"Joanna, kita keluar dulu yuk, ada yang mau gue omongin sama lo" ujar Leo seraya menarik tangan Joanna

"E-ehhh" cuman Joanna seraya mengikuti Leo

Saat sampai di taman belakang aula, Leo langsung berlutut di depan Joanna seraya mengeluarkan bunga mawar yang ia bawa dari rumah.

"Will you marry me Joanna? " tanya Leo seraya memegang tangan Joanna

"Yess" seru Joanna seraya mengambil bunga mawar yang ada di tangan Leo

"YUHUUU PJ KITA DOUBLE GESSS" teriak Merlina seraya berjalan menuju 2 orang baru saja jadian.

"Bisa aja lu" seru Joanna seraya menutup pipi nya yang merona

"Pj nya jan lama lama yee" ujar Shua seraya menatap Skayana dan Joanna

"Minta ke Shaka/Leo" seru Joanna dan Skayana bersamaan

"HAHAHAHAHA" mereka berenam pun tertawa bersama melihat kelakuan Skayana dan Joanna yang sama sama merona.


END

Comments

Kunjungan

Flag Counter